Sabtu, 14 Januari 2017

IP Address dan Subnetting IP Address







-  Pengertian IP Address -
 IP Address adalah pengalamatan yang dipergunakan pada protokol dalam jaringan Internet yang digunakan agar paket data dapat mencapai tujuannya sesuai alamatnya.
Setiap komputer yang terhubung dalam satu jaringan harus memiliki alamat yang UNIK, artinya tidak boleh ada nomor Host yang sama dalam satu jaringan.
IP Address terbagi dalam dua bagian, yakni Netrwork ID dan Host ID (telah dibahas sebelumnya).


Pada umumnya IP Address yang digunakan hanya Kelas A, B, dan C.

- IP ADDRESS PRIVATE & PUBLIC-
Jumlah IP Address sangat terbatas, apalagi jika seluruh komputer dalam jaringan harus diberikan alamat Host ID, sehingga perlu dilakukan efisiensi dalam penggunaan IP Address.
Dalam penggunaan efisiensi dapat dilakukan dengan cara pengalokasian beberapa IP Address dalam jaringan atau dikenal dengan IP Private.
IP Private antara lain adalah :
  • Class A: 10.0.0.0/8
  • Class B: 172.16.0.0/16 s/d 172.31.0.0/15
  • Class C: 192.168.0.0/24 s/d 192.168.255.0/24

Sedangkan IP Public adalah alamat IP yang kita kenal di Internet.
Adapun teknik umum yang digunakan adalah dengan melakukan Subnetting IP Address.

-SUBNETTING IP ADDRESS-
Pada Subnetting IP Address yang kita bahas hanya menggunakan Kelas IP Address yang umum.
  • Kelas A : 1-127, subnet mask defaultnya yaitu 255.0.0.0
  • Kelas B : 128-191, subnet mask defaultnya yaitu 255.255.0.0
  • Kelas C : 192-223, subnet mask defaultnya yaitu 255.255.255.0
Dalam melakukan teknik Subnetting IP Address, sebelumnya kita harus mengetahui tentang perhitungan konversi Decimal dan Binary,

 Contoh:
255.255.255.0 maka hasil Binary adalah 11111111.11111111.11111111.00000000
255 = 11111111 dihitung dari penjumlahan 128+64+32+16+8+4+2+1

-TEKNIK SUBNETTING IP ADDRESS-

Sebuah Network Address dinyatakan 192.168.21.0/27 artinya IP Address Kelas C dengan Subnetmask /27 yang dalam Binary berarti 11111111.11111111.11111111.11100000 atau (255.255.255.224)
Mengapa hanya ditulis ringkas /27  saja?
Jawab: Penjabaran singkat kelompok Oktet dari 8bit+8bit+8bit+3bit yang merupakan sisa dari 255.255.255.224 yang dikonversikan ke Binary menjadi 11111111.11111111.11111111.11100000 maka hanya ditulis ringkas /27.

Pada teknik Subnetting yang diperhatikan adalah…
  1. Jumlah Subnet,
  2. Jumlah Host per Subnet,
  3. Blok Subnet,
  4. Alamat Host dan Broadcast.

Jumlah Subnet
Rumus: 2^x (dibaca; 2 pangkat x), x = banyaknya Binary angka “1” pada Oktet terakhir)
Hasil: 2^x adalah 2^3 = 8 Subnet.
Jumlah Host
Rumus: 2^y–2 (dibaca; 2 pangkat y dikurangi 2), y = banyaknya Binary angka “0” pada Oktet terakhir)
Hasil: 2^y–2 adalah 2^5–2 = 30 Host.

Blok Subnet
Rumus: 256–z (dibaca; 256 dikurangi z), z = nilai Binary pada Oktet terakhir)
Hasil: 256–z adalah 256–224 = 32
maka Subnet berikutnya adalah 0+32=32, 32+32=64, 64+32=96, 96+32=128, 128+32=160, 160+32=192, 192+32=224.
Jadi Subnet tersebut adalah 0, 32, 64, 96, 128, 160, 192, 224.

Alamat Host & Broadcast
Host pertama adalah 1 angka setelah Subnet, dan Broadcast adalah 1 angka sebelum Subnet selanjutnya.

Tabel diatas adalah salah satu contoh teknik Subnetting pada 192.168.21.0/27
Demikikan teknik cara mencari Subnetting secara cepat yang dapat kami sajikan, apabila dirasa ada yang lebih mudah dari ara diatas, silahkan Anda share disini. Terima kasih…

Refrensi:
         http://pabudiku.blogspot.co.id/2013/09/materi-kelas-xi-ip-address-dan.html 

=================================================================









1 komentar: